Sejarah Indonesia Buku Guru Kelas X

  
Kategori: K10 - SMA

Daftar Isi
Kata Pengantar ........................................................................................ iii
Daftar Isi .................................................................................................. v
BAGIAN 1 : Petunjuk Umum ............................................................. 1
A. Maksud dan Tujuan Mata Pelajaran Sejarah Indonesia .................. 1
1. Rasional ........................................................................... 1
2. Pengertian ....................................................................... 2
3. Prinsip-Prinsip Pembelajaran ............................................. 7
4. Tujuan ........................................................................... 8
5. Ruang Lingkup ................................................................. 9
B. Struktur KI dan KD Mata Pelajaran Sejarah Indonesia ................... 10
C. Strategi dan Model Umum Pembelajaran ...................................... 14
1. Pengembangan indikator ................................................. 14
2. Pengalaman Belajar .......................................................... 19
3. Model dan Skenario Pembelajaran .................................... 20
D. Penilaian Hasil Belajar .................................................................... 41
1. Prinsip-Prinsip Penilaian .................................................... 41
2. Aspek-Aspek yang Dinilai/dievaluasi Mencakup: ............... 41
3. Indikator Keberhasilan Belajar Sejarah .............................. 42
4. Pendekatan Penilaian Hasil Belajar Sejarah ........................ 43
5. Penilaian Autentik ............................................................ 44
6. Panduan Observasi ........................................................... 50
7. Skala Penilaian ................................................................ 53
E. Format Buku Teks Pelajaran Sejarah Indonesia ............................. 59
BAGIAN 2 : Petunjuk Khusus Pembelajaran Per-Bab ........................ 60
vi Buku Guru | Kelas X SMA/MA/SMK/MAK
BAB I
Menelusuri Peradaban Awal di Kepulauan Indonesia .............................. 62
• Pembelajaran Pertemuan Ke-1 (90 menit) ................................. 65
• Pembelajaran Pertemuan Ke-2 (90 menit) ................................ 74
• Pembelajaran Pertemuan Ke-3 (90 menit) ................................ 84
• Pembelajaran Pertemuan Ke-4 (90 menit) ................................ 94
• Pembelajaran Pertemuan Ke-5 (90 menit) ................................. 102
• Pembelajaran Pertemuan Ke-6 (90 menit) ................................. 111
• Pembelajaran Pertemuan Ke-7 (90 menit) ................................ 119
• Pembelajaran Pertemuan Ke-8 ( 90 menit) ................................ 127
• Pembelajaran Pertemuan Ke-9 (90 menit) ............................... 135
• Pembelajaran Pertemuan Ke-10 (90 menit) ............................... 144
BAB II
Pedagang, Penguasa dan Pujangga Pada Masa Klasik
(Hindu dan Buddha) ................................................................................ 151
• Pembelajaran Pertemuan Ke-11 (90 menit) ............................... 158
• Pembelajaran Pertemuan Ke-12 (90 menit) ............................... 167
• Pembelajaran Pertemuan Ke-13 (90 menit) ............................... 175
• Pembelajaran Pertemuan Ke-14 (90 menit ................................. 185
• Pembelajaran Pertemuan Ke-15 (90 menit) ............................... 194
• Pembelajaran Pertemuan Ke-16 (90 menit) ............................... 202
• Pembelajaran Pertemuan Ke-17 (90 menit) ............................... 211
• Pembelajaran Pertemuan Ke-18 (90 menit) .............................. 220
• Pembelajaran Pertemuan Ke-19 (90 menit) ............................... 230
• Pembelajaran Pertemuan Ke-20 (90 menit) ............................... 239
• Pembelajaran Pertemuan Ke-21 (90 menit) .............................. 248
Sejarah Indonesia vii
BAB III
Islamisasi Dan Silang Budaya Di Indonesia .............................................. 259
• Pembelajaran Pertemuan Ke-22 (90 menit) ............................... 262
• Pembelajaran Pertemuan Ke-23 (90 menit) ............................... 271
• Pembelajaran Pertemuan Ke-24 (90 menit) ............................... 280
• Pembelajaran Pertemuan Ke-25 (90 menit ................................. 290
• Pembelajaran Pertemuan Ke-26 (90 menit) ............................... 299
• Pembelajaran Pertemuan Ke-27 (90 menit) ............................... 309
• Pembelajaran Pertemuan Ke-28 (90 menit) ............................... 320
• Pembelajaran Pertemuan Ke-29 (90 menit) .............................. 329
• Pembelajaran Pertemuan Ke-30 (90 menit) .............................. 338
• Pembelajaran Pertemuan Ke-31 (90 menit) .............................. 346
• Pembelajaran Pertemuan Ke-32 (90 menit) .............................. 356
Latihan Ulangan ..................................................................................... 367
Glosarium ................................................................................................. 369
Daftar Pustaka ......................................................................................... 373
Profil Penulis ............................................................................................. 375
Profil Penelaah ......................................................................................... 379
Profil Editor .............................................................................................. 384

‚Äč GLOSARIUM
aksara Pallawa aksara yang dipakai untuk menuliskan bahasa dari India Selatan
dan diturunkan dari Aksara Brahmi, disebut juga dengan Aksara Grantha
akuwu jabatan kepala daerah pada masa Kediri abad ke-12
arjunawiwaha karya sastra lama yang menceritakan kisah Airlangga bagian dari
kitab Mahabharata
artefak benda atau pecahan benda kecil berupa alat-alat perlengkapan hidup
yang dibuat, atau digunakan oleh manusia di zaman kuno
babad karya sastra yang berlatar belakang sejarah
batu inti (core) bahan baku yang dikerjakan (dipangkas) untuk pembuatan alat
(alat batu ini) atau untuk menghasilkan serpih atau bilah yang kemudian
dijadikan alat
batuan kersikan batuan yang telah mengalami mineralisasi melalui penyerapan
silika di dalamnya. Selain terhadap batuan, juga sering terjadi dalam
tanaman
breksi batuan klasik buiran kasar, terdiri dari fragmen batu segiiga atau runcing,
yang dibungkus oleh matriks buiran halus yang tersemenkan
catur Warna bentuk struktur masyarakat pada masyarakat Hindu yang tersusun
dari golongan teringgi yaitu brahmana, ksatrya, waisya, dan terendah
sudra
dharma mempersembahkan, membakikan
dhatugagdha pembuat alat-alat yang terbuat dari logamekofak (ecofact)
inggalan berupa sisa lingkungan organik yang non-artefaktual, tetapi
memiliki relevansi kultural, misalnya sisa fauna atau vegetasi yang mengkait
dengan kehidupan manusia di masa lampau
ekskavasi metode prinsipal yang dipakai dalam memperoleh data arkeologi
dengan cara menggali tanah dengan teknik perekaman seluruh inggalan
atau gejala dan konteksnya secara sistemais dalam iga dimensi
endapan teras merupakan salah satu perlapisan yang terdiri atas gravel
konglomerat, merupakan hasil dari pengangkatan dasar sungai
evolusi perkembangan makhluk hidup yang terjadi secara gradual dalam skala
waktu geologis, dari organisme yang sangat sederhana menuju bentuk yang
kompleks. Produk akhir suatu evolusi akan sangat berbeda dibandingkan
dengan produk awalnya
fauna himpunan binatang dalam suatu sistem ekologi
flora himpunan tumbuhan dalam suatu sistem ekologi
370 Buku Guru | Kelas X SMA/MA/SMK/MAK
fluvial berhubungan dengan sungai atau terjadi di dalam sungai
formasi massa perlapisan batuan yang secara dominan terdiri dari ipe litologi
tertentu ataupun gabungan dari beberapa ipe litologi, yang merupakan
dasar dari unit litostraigrai. Formasi dapat dikombinasikan ke dalam grup
atau dibagi menjadi member
grebeg diadakan iga kali dalam satu tahun, yaitu seiap tanggal 10 Dzulliijah
(Idul Adha), 1 Syawal (Idul Fitri), dan tanggal 12 Rabiulawal (Maulud Nabi).
Bentuk dan kegiatan upacara grebeg adalah mengarak gunungan dari
keraton ke depan masjid agung
hominid (Lain), makhluk sebagai kera besar mendekai genus manusia tetapi
agak di bawah sedikit dari Homo sapiens dan termasuk makhluk cerdas
dari keluarga simpanse gorila (Gorilla), orangutan dan manusia (Homo)
holosen kala yang kedua dari zaman quarter, setelah Kala yang pertama
(Pleistosen), berlangsung sekitar 11.800 tahun yang lalu hingga saat ini
jawadwipa sebutan Pulau Jawa dalam bahasa sanskerta
kakawin kesusastraan dalam bentuk puisi pada masa Jawa Kuno
kapak genggam (hand axe) alat batu ini yang dipangkas secara bifasial pada
seluruh atau sebagian besar permukaan hingga menciptakan bentukbentuk yang simetris
kapak pembelah (cleaver) alat serpih besar yang dipangkas secara bifasial
dengan tajaman yang melebar
karst sebuah topograi yang dibentuk oleh batu gamping, dolomite, atau gypsum
melalui pelarutan, dicirikan oleh pembentukan gua atau drainase bawah
tanah
kranium tengkorak secara lengkap, yang terdiri atas atap tengkorak, dasar
tengkorak, muka, rahang atas dan rahang bawah
kumbhakaraka pembuat periok tanah liat yang dibakar
lancipan (point) alat yang bentuknya mengarah pada segiiga dengan salah
satu sudutnya merupakan bagian yang sengaja diruncingkan. Selain untuk
melubangi, lancipan dapat digunakan sebagai alat penusuk dengan cara
mengikatkan pangkalnya pada tangkai dari kayu atau sebagai mata panah
megalitik budaya yang pada umumnya diwujudkan dalam bentuk batu-batu
besar, pendiriannya dimaksudkan sebagai lambang atau sarana pemujaan
terhadap arwah nenek moyang
mesolitik budaya yang berkembang pada periode transisi antara paleoliik dan
neoliik, dicirikan oleh kehidupan berburu dan meramu dengan produk
teknologi liik yang khas, berupa alat-alat mikrolit. Terminologi mesoliik
terutama berlaku di Eropa, yakni pada periode yang berlangsung antara
12.000 dan 6.000 tahun lalu
neolitik budaya yang dicirikan oleh kehidupan menetap dalam perkampungan
Sejarah Indonesia 371
dengan mengandalkan hasil kegiatan pertanian dan membuat serta
menggunakan produk-produk teknologi inovasi, seperi pengupaman
untuk alat-alat batu, pembuatan tembikar, pertenunan, dan pelayaran
nirwana keadaan dan ketentraman sempurna bagi seiap wujud eksistesi karena
berakhirnya kelahiran kembali ke dunia
padmasana tahta atau singgasana
paleogeografi ilmu tentang geograi isik, baik seluruh atau sebagian dari
pemukaan bumi, dalam kurun geologis yang telah berlalu
paleolitik budaya tertua yang dicirikan oleh kehidupan mengembara, berburu
dan meramu dengan membuat peralatan litik berupa alat-alat serpih
dan alat-alat batu inti yang masih sederhana
paleolitik Atas periodisasi budaya dalam prasejarah di Eropa, berlangsung di
sekitar 35.000 - 12.000 tahun yang lalu, umumnya merupakan produk
budaya Manusia Modern Awal
paleolitik Bawah periodisasi budaya dalam prasejarah di Eropa, yang dimulai
dari kehadiran manusia pertama hingga sekitar 125.000 tahun yang
lalu, umumnya merupakan produk budaya Homo erectus
paleolitik Tengah periodisasi budaya dalam prasejarah Eropa yang berlangsung
antara 125.000 hingga 35.000 tahun yang lalu. Umumnya merupakan
produk budaya manusia Neanderthal. Budaya ini sering disebut sebagai
budaya Mousterian
paleontologi ilmu tentang kehidupan masa lalu dalam waktu geologis,
berdasarkan pada fosil-fosil tanaman dan binatang, termasuk
hubungannya dengan tanaman, binatang, dan lingkungan sekarang,
maupun dengan kronologi sejarah bumi
pleistosen kala pertama dari Zaman Kuarter, setelah Pliosen dan sebelum
Holosen. Kala Pleistosen mulai sekitar 1.8 juta tahun yang lalu dan
berakhir pada 11.800 tahun yang lalu, dan dibagi menjadi 3 tingkatan,
yaitu Kala Pleistosen Bawah (1.8 hingga 0.8 juta tahun yang lalu),
Pleistosen Tengah (0.8 hingga 0.12 juta tahun lalu), dan Pleistosen
Atas (antara 120.000 hingga 11.800 tahun yang lalu)
pliosen suatu masa pada Zaman Tertier, sesudah Miosen dan sebelum
Pleistosen, antara 5-1.8 juta tahun yang lalu
primus inter pares (latin: yang pertama di antara yang setara), suatu tipe
kepemimpinan yang mula-mula dan juga dapat ditemukan dalam
koloni hewan
protosejarah masa transisi dari Zaman prasejarah ke Zaman sejarah dicirikan
oleh mulai munculnya tulisan tentang suatu masyarakat yang tinggal
di wilayah tertentu, tetapi masyarakat tersebut belum mengerti dan
menggunakan tulisan
ramayana cerita epos dari India yang digubah oleh Walmiki yang menceritakan
petualangan Rama, iisan dari dewa Wisnu dalam mitologi Hindu
372 Buku Guru | Kelas X SMA/MA/SMK/MAK
saka tahun Jawa yang didasarkan dari cerita Aji Saka ke tanah Jawa, dimulai 78
tahun sesudah masehi
sang Amurwwabhumi gelar yang diberikan kepada Ken Arok, keika ia berhasil
menguasai seluruh kerajaan di Jawa
seni cadas (rock art) karya yang diwujudkan di permukaan cadas dalam
bentuk lukisan

Attachments

Sejarah Indonesia Buku Guru Kelas X.pdf

20-09-2017 17:44:47

Download Lampirkan